Seluruh rakyat Indonesia termasuk para pejabat negara memiliki tugas dan tanggung jawab meneruskan perjuangan pahlawan untuk menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa. “Seperti tidak sadar negara sedang kembali dijajah oleh para oligarki, berubah menjadi negara liberal dan kapitalis oleh penjajah bentuk baru saat ini,” jelasnya.
Menurut Sutoyo, ada upaya menghilangkan nilai sakral setelah upacara HUT Kemerdekaan di Istana Merdeka dengan berjoged di antara para pejabat negara dan tamu undangan.
“Memaknai dan merasakan makna kemerdekaan telah hilang dari para petinggi negara. Pemandangan menakjubkan muncul paska upacara yang sangat sakral di istana negara yang seharusnya penuh penghayatan untuk mengenang para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan dengan berjoged ria,” ungkap Sutoyo.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
BMI Ungkap Dalang Sebenarnya di Balik Tudingan AHY Sebar Isu Ijazah Jokowi
Roy Suryo Bocorkan 3 Ancaman Serius untuk Rismon Usai Bersih-bersih Kasus Ijazah Jokowi
Susi Pudjiastuti Sindir Bahlil: Ketahuan Tak Pernah Masak! Ini Fakta di Balik Imbauan Matikan Kompor
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!