Seluruh rakyat Indonesia termasuk para pejabat negara memiliki tugas dan tanggung jawab meneruskan perjuangan pahlawan untuk menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa. “Seperti tidak sadar negara sedang kembali dijajah oleh para oligarki, berubah menjadi negara liberal dan kapitalis oleh penjajah bentuk baru saat ini,” jelasnya.
Menurut Sutoyo, ada upaya menghilangkan nilai sakral setelah upacara HUT Kemerdekaan di Istana Merdeka dengan berjoged di antara para pejabat negara dan tamu undangan.
“Memaknai dan merasakan makna kemerdekaan telah hilang dari para petinggi negara. Pemandangan menakjubkan muncul paska upacara yang sangat sakral di istana negara yang seharusnya penuh penghayatan untuk mengenang para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan dengan berjoged ria,” ungkap Sutoyo.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Beban atau Aset? Analisis Mengejutkan Soal Risiko Prabowo
Rahasia 4,5 Jam Prabowo dengan 5 Raja Bisnis Indonesia: Apa yang Dibahas di Balik Pintu Tertutup?
Amien Rais Bongkar Keresahan Jokowi: Bisakah Gibran & PSI Menang Pilpres 2029?
Amien Rais Bongkar Penyebab Kesehatan Jokowi Drop Drastis Pasca Lengser, Ini Faktanya!