“Prabowo sangat merasakan formasi pasangan dengan Cawapres Cak Muhaimin sangat beresiko. Maka muncul alternatif akan berpasangan dengan Ganjar Pranowo. PKB harus ditenangkan dengan cara partainya bisa dibeli sesuai harga kesepakatan,” jelasnya.
Kalau memang Pemilu tetap akan terjadi pada tahun 2024 maka akan ada alternatif Capres :
– ANIES BASWEDAN.
– PUAN MAHARANI DAN
– PRABOWO SUBIANTO.
Atau hanya akan muncul : ANIES BASWEDAN melawan PRABOWO SUBIANTO.
Oligarki pasti sudah membaca ini . Sinyal puja puji Prabowo kepada Jokowi tidak lebih hanya ingin menenangkan Oligarki, untuk bisa bergabung dengan dirinya.
Kalau akhirnya Anies Baswedan harus berpasangan dengan Puan Maharani Oligarki akan lebih leluasa melakukan berkordinasi dengan Puan Maharani.
Keadaan rakyat yang sudah mulai paham bahwa oligarki adalah harus dilawan oleh rakyat maka oligarki sangat mungkin akan bermain sangat berhati-hati dengan tetap mengandalkan tawaran lobinya dengan kekuatan finansialnya.
Dan Oligarki sudah mencium akan terjadinya perubahan politik Anies Baswedan akan memenangkan pertarungan Pilpres 2024.
Hanya dengan adanya keajaiban apabila PS bisa berpasangan dengan PUAN peluang menang masih ada. LepasĀ berpasangan dengan PUAN dipastikan akan kalah dan terpental dalam Pilpres 2024 .
“Tokoh Nasional lainnya yang terpaksa tidak bisa maju Capres karena terkendala PT 20 %, perjuangan yang terlihat dan terbukti tulus demi rakyat dan negara, tetap akan menempati posisi penting di Kabinet mendatang,” pungkasnya.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang