“Yang lebih menyedihkan lagi, hadirnya buzzerRp, yang acapkali membuat narasi perpecahan hanya didasari sikap emosional untuk sekedar memuaskan pribadi, kelompok, terutama “Tuan” nya,” ungkap Kiai Athian.
Mereka dengan begitu liar memuntahkan ungkapan, bahkan umpatan yang sangat emosional berbau provokasi, yang dirasakan oleh setiap orang yang merindukan persatuan di negeri ini sangat menjijikkan dan memuakkan.
“Pertanyaan yang sering muncul dibenak mereka yang prihatin dengan kondisi ini adalah, siapakah gerangan yang memelihara, menyuapi bahkan menjejali mulut mereka dengan “rupiah” demi mengalahkan dan menjatuhkan yang dianggap sebagai lawan politiknya, dengan menghalalkan segala cara dalam bentuk yang sehina apa pun demi hanya memuaskan “Tuan” yang seakan telah menjelma menjadi “Tuhan” mereka?” tanya Kiai Athian.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran