"(PDIP-Partai Gerindra, Red) mengacu perjanjian batu tulis ada 7 pasal yang sudah 13 tahun berlalu," ujarnya.
Menurut Hari, koalisi itu belum tentu mendapatkan tempat para pemilik suara.
Untuk itu, PDIP dan Partai Gerindra harus bergerak mengamankan lumbung-lumbung suara sejak dini.
"Keunggulan dan kelemahan hanya bisa dijawab dengan meyakinkan pemilih dengan visi, misi, dan program jika ingin diberikan amanat untuk memimpin," ujarnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?
Masa Depan Suram PSI? Analis Beberkan Risiko Fatal Andalkan Jokowi dan Kaesang