PDIP, kata Megawati, telah melewati sejumlah pemilu di setiap era. Oleh karenanya, pernyataan akan ada chaos di 2024 jika nanti sistem pemilu jadi proporsonal tertutup sebagaimana yang disampaikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurut Mega bisa saja adanya keinginan chaos pada Pemilu 2024 mendatang.
"Saya lalu berpikir, lah, mereka sendiri yang mengatakan seperti itu bahwa akan terjadi chaos, karena bagi kami melihat kita sudah berapa kali pemilu, pemilu pertama itu tahun 55 jadi bukan barang baru, jadi kalau ada yang menanyakan seperti itu, itu bagi saya big question. Maunya apa?" imbuhnya.
Megawati menambahkan, Presiden Joko Widodo telah menang dua periode menjadi pertanda bahwa ada kepuasan publik dalam penyelenggaraan pemerintahan Jokowi lewat pemilu yang demokratis.
"Tapi kalau rakyat kan selalu melihatnya survei, itu kan kepuasan kepada pemerintahan kepada Pak Jokowi tinggi, jadi artinya sangat positif yang namanya perjalanan republik ini," tandasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?