Sebab, kata dia, NasDem masih memiliki banyak DPW yang berhak memilih tokoh. Bisa saja pimpinan DPW memilih nama tokoh lain saat Rakernas. "Kami di DPP tidak mengarahkan DPW untuk menyebut nama. Kami justru menangkap nama yang dikehendaki oleh wilayah," ujar legislator Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah itu.
Ali menambahkan ada proses lanjutan setelah tiga nama terbanyak muncul pada Rakernas pada Juni 202. Panitia acara nantinya menyerahkan tiga nama yang paling banyak terpilih ke Ketum NasDem Surya Paloh.
"Nanti Ketum yang akan memutuskan satu nama, tetapi kapan diumumkan capres itu, Pak Surya sendiri yang tahu kapan," ungkap Ali. (ast/jpnn)
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?