POLHUKAM.ID - Pegiat media sosial sekaligus politisi PSI Ade Armando memberi sindiran pedas sekaligus membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serasa diskakmat.
Hal itu berawal ketika mengomentari Kaesang Pangarep yang digadang-gadang bakal maju sebagai calon Wali Kota Depok.
Dalam cuitannya di Twitter, Ade Armando menyebut bahwa PKS hanya berani berbicara di media saja namun tak pernah berani berdiskusi berhadapan.
Cuitan ini ditulis Ade Armando usai mendapat undangan oleh televisi swasta untuk berdiskusi terkait pencalonan Kaesang. Sayangnya, undangan itu dibatalkan oleh pihak stasiun TV dengan alasan PKS tidak bisa hadir untuk berdiskusi.
"Kemarin, Kompas TV mengundang saya untuk talkshow jam 21 soal dukungan PSI pada Kaesang untuk maju jadi Walikota Depok. Saya udah oke, tapi talkshow batal karena tidak ada wakil PKS yang bersedia hadir," tulis Ade Armando dalam cuitannya di Twitter.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?