Megawati juga mengatakan, dirinya sangat taat terhadap semua aturan yang berlaku. Meskipun Jokowi kader PDIP, namun ia tetap menghormati sebagai Presiden RI.
“Saya ini orang taat aturan. Lha kalau ditanya, "Lho kok mungkin aja Pak Jokowi kan yang dipilih ibu?" Lho iya lah. Tapi kan yang juga memilih rakyat Indonesia, setelah di MPR, dilantik itu, ya saya hormati sebagai presiden saya,” tegasnya.
Menurut Megawati, dirinya tidak mungkin menekan Presiden Jokowi. Ia justru mengaku banyak kesamaan dengan mantan Walikota Solo itu.
“Jadi kalau dibilang neken, saya mau nyari cara nekennya gimana? Iya lho, Pak Jokowi nanti kan omongan saya, liat aja nih pasukannya aja kaya gitu, tuh, tuh, mana saya punya pasukan kaya gini (Paspampres). Jadi apa saya neken? nah terima kasih,” tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?