Menurut Hinca, deklarasi pasangan calon dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan tidak perlu menunggu terlalu lama. Sebelumnya, Koalisi Perubahan untuk Persatuan telah memberikan sinyal bahwa mereka sudah memiliki calon wakil presiden.
"Apalagi sudah ada sinyal yang diberikan kepada publik. Jadi jika sudah ada, segera umumkan saja, bulan Juni ini waktu yang baik," kata Hinca.
Sementara itu, siapa calon wakil presiden yang cocok?, Hinca berpandangan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah pilihan yang tepat. Ia memberikan alasan mengapa Partai Demokrat kuat mendukung AHY.
"Jika kita melihat situasi saat ini, survei menjadi alat diskusi yang signifikan. Mas AHY sebagai calon wakil presiden menunjukkan tren yang signifikan," kata Hinca.
Berdasarkan pertimbangan itu, menurut Hinca, Anies bisa memilih AHY dan segera mengumumkannya sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
"Dan itulah mengapa kami mengusulkan agar pasangan ini segera diumumkan dan siap untuk meraih kemenangan dan langsung bekerja," kata Hinca.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan bidang politik, Puan Maharani menyebutkan ada sejumlah nama tokoh politik yang menjadi pertimbangan untuk mendampingi Ganjar. Di antarnya, Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Sandiaga Uno, AHY serta Ridwan Kamil.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?
Harta Rp40,43 M Tanpa Utang! Ini Isi LHKPN Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Komunikasi Presiden
Reshuffle Kabinet Prabowo Hari Ini: 6 Nama Baru Dilantik, Ada Dudung hingga Aktivis Buruh!
Minyakita Makin Mahal? Zulhas Beri Sinyal Kenaikan HET, Netizen Murka!