POLHUKAM.ID -Presiden Joko Widodo dianggap tidak patut ketika anak-anaknya menjadi kepala daerah. Untuk itu, Gibran Rakabuming Raka disarankan untuk fokus menjadi Walikota Solo, dan Kaesang Pangarap untuk tidak ikut terjun ke politik.
Hal itu disampaikan Inisiator Forum Negarawan, Sri Eko Sriyanto Galgendu usai acara diskusi Forum Negarawan membahas kriteria kepemimpinan nasional di Museum Satriamandala, Jakarta, Minggu (11/6).
Eko mengatakan, dirinya khawatir terhadap Jokowi di akhir-akhir jabatannya. Di mana, Jokowi terlihat terbelenggu untuk meninggalkan suatu warisan atau legacy.
"Yaitu Ibukota Negara. Kedua, beliau terbelenggu juga karena ingin menempatkan anak-anaknya untuk menduduki posisi politik di Indonesia ini," ujar Eko kepada wartawan di depan Ruang Balairung Pahlawan, Museum Satriamandala, Minggu sore (11/6).
Sebagai orang Jawa, bahkan sebagai seorang pemimpin jekas Eko, terdapat etika ketika anak-anak seorang presiden turut terlibat politik.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?