POLHUKAM.ID - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Indramayu menuai polemik panjang. Berbagai pihak mengomentari hingga aksi demonstrasi soal Ponpes yang dipimpin Panji Gumilang tersebut.
Ponpes Al-Zaytun maupun pimpinannya acap kali membuat pernyataan kontroversi yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Sejumlah pernyataan yang membuat polemik di antaranya, diperbolehkan zina asal ditebus, komunisme, sampai menganggap Indonesia tanah suci disamakan dengan tanah haram di Mekah merupakan suatu hal yang tidak wajar.
Hal ini membuat Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum bakal mendatangi Ponpes Al-Zaytun untuk menyelesaikan konflik tersebut. Dirinya akan turun tangan bersama ratusan ulama untuk mengunjungi Ponpes Al-Zaytun. Disampaikannya pada Jumat (16/6).
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang