"Pun saat ini, PDIP tidak ingin ikut dianggap andil memusuhi koalisi perubahan," jelas Dedi.
Di sisi lain, Demokrat dan AHY juga punya kepentingan. Setidaknya, pertemuan ini bisa ditunjukkan Demokrat kepada Moeldoko, Jokowi, dan semua afiliasi istana. Sehingga Moeldoko tidak lagi mengganggu Demokrat.
"Bahwa Demokrat punya kawan yang kuat, yakni PDIP, sehingga perlu menakar dua kali jika ingin sabotase Demokrat," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan