"Pun saat ini, PDIP tidak ingin ikut dianggap andil memusuhi koalisi perubahan," jelas Dedi.
Di sisi lain, Demokrat dan AHY juga punya kepentingan. Setidaknya, pertemuan ini bisa ditunjukkan Demokrat kepada Moeldoko, Jokowi, dan semua afiliasi istana. Sehingga Moeldoko tidak lagi mengganggu Demokrat.
"Bahwa Demokrat punya kawan yang kuat, yakni PDIP, sehingga perlu menakar dua kali jika ingin sabotase Demokrat," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?