POLHUKAM.ID - Sejumlah pengurus dan bacaleg dari DPD Kota Palembang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi mengundurkan diri.
Para mantan pengurus PSI Palembang ini melepaskan seragam, mengumpulkan KTA serta melepas satu persatu atribut yang ada di kendaraan mereka. Lebih dari 50 persen kader memilih mengundurkan diri.
Mantan ketua DPD PSI Kota Palembang, Toni, mengatakan aksi ini bentuk kekecewaan pengurus DPD, kepada PSI yang di anggap belum siap, kurangnya kordinasi serta infrastruktur menghadapi pemilu 2024 serta adanya permasalahan internal yang terjadi.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?