Dia juga mengatakan, PDIP menghormati sikap politik Partai Demokrat yang telah membentuk koalisi bersama PKS dan Nasdem. Sehingga, secara etika politik dia harus menghargai itu.
“Saya bilang sama Mas Teuku Rieky, mohon maaf, karena Demokrat ini kan ada etika politik bersama dengan PKS dan Partai Nasdem, yang penting kita komunikasi secara intens,” katanya.
Lebih lanjut Hasto menyatakan, komunikasi antara PDIP dan Demokrat tetap dilanjutkan, pasca pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), beberapa waktu lalu.
“Setelah ini kita lanjutkan apa yang sudah dilakukan antara Mbak Puan Maharani dan Mas AHY,” pungkasnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?