Dia juga mengatakan, PDIP menghormati sikap politik Partai Demokrat yang telah membentuk koalisi bersama PKS dan Nasdem. Sehingga, secara etika politik dia harus menghargai itu.
“Saya bilang sama Mas Teuku Rieky, mohon maaf, karena Demokrat ini kan ada etika politik bersama dengan PKS dan Partai Nasdem, yang penting kita komunikasi secara intens,” katanya.
Lebih lanjut Hasto menyatakan, komunikasi antara PDIP dan Demokrat tetap dilanjutkan, pasca pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), beberapa waktu lalu.
“Setelah ini kita lanjutkan apa yang sudah dilakukan antara Mbak Puan Maharani dan Mas AHY,” pungkasnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?