Menurutnya, gaya PDIP mempromosikan Ganjar lewat Medsos menggambarkan ketenaran Capres hanya berada di ruang semu.
“Hal ini menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar hanya terdongkrak dari pemberitaan media dan aktivitas di Medsos,” tutur Direktur Survei dan Poling Indonesia (Spin) itu.
“Dia terdongkrak bukan karena kinerjanya sendiri sebagai Gubernur Jateng (Jawa Tengah),” tandas Igor.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kontroversi Bahlil: Benarkah Kebijakan ESDM Baru Tricky dan Picu Penurunan Kepercayaan Publik?
UU PPRT Akhirnya Sah! Ini 12 Hak Pekerja Rumah Tangga yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?