POLHUKAM.ID -Hubungan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri diyakini sedang tidak baik-baik saja. Pasalnya, Jokowi belakangan ini terlihat lebih dekat dengan Prabowo Subianto, ketimbang dengan Ganjar Pranowo yang notabene calon presiden PDIP.
Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan mengatakan, simbol-simbol yang ditunjukkan Presiden Jokowi lebih dekat dengan Prabowo, bahkan relawan Jokowi juga lebih dukung Prabowo, menjadi lampu merah bagi PDIP yang sudah mengusung Ganjar Bacapres.
"Ganjar ini nggak punya magnet politik. Ganjar ini nggak punya daya jual. Daya jual Ganjar ini satu-satunya adalah Jokowi. Tapi di sisi lain, saya melihat justru ini nilai tawar Jokowi ke Megawati," ujar Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/7).
Tamil Selvan atau yang akrab disapa Kang Tamil ini menilai, Jokowi ingin memberi pesan ke Megawati, bahwasanya Ganjar tanpa dia bukanlah siapa-siapa.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?