POLHUKAM.ID -Singgungan politisi senior PDI Perjuangan, Panda Nababan kepada Presiden Joko Widodo, dinilai sebagai bentuk adanya disharmoni di internal partai banteng moncong putih.
"Saya kira ini mulai ada psywar atau perang urat saraf di internal PDIP," ujar pengamat politik Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/7).
Menurut pakar komunikasi politik lulusan America Global University itu, pernyataan Panda Nababan cukup keras, karena menuding Jokowi membangun dinasti.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini