POLHUKAM.ID -Partai politik di Indonesia mulai menunjukkan karakteristik mirip commanditaire vennootschap (CV), sebuah perusahaan, karena pengelolaan sepenuhnya bergantung pada ketua umum.
Demikian disampaikan ekonom senior Dr Rizal Ramli, dalam diskusi virtual bertajuk “Oligarki dalam Parpol dan Bahayanya bagi Demokrasi”, Jumat malam (7/7).
“Telah umum diketahui, partai-partai politik di Indonesia kebanyakan dikelola seperti CV, yang tergantung pada ketua umum,” kata RR, sapaan akrabnya.
Menurut dia, karakteristik partai-partai politik yang seperti CV itu tidak dapat dipisahkan dari perjalanan demokrasi di Indonesia pasca-reformasi. Para aktivis dan tokoh politik terjebak euforia jatuhnya rezim Orde Baru.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?