Rocky juga mengecam fakta bahwa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024 selalu dianggap sebagai bayangan dari sosok Jokowi. Baginya, potensi calon presiden dan calon wakil presiden 2024 harus dinilai berdasarkan cara mereka berdebat, berbagi ide, dan gagasan yang mereka tampilkan. Hal ini merujuk pada kehadiran tiga calon presiden 2024, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, dalam acara Rakernas Apeksi di Makassar baru-baru ini.
"Itu (Rakernas Apeksi di Makassar) peristiwa bagus (menghadirkan tiga capres) karena yang nantinya publik menilai kemampuan dia (capres) untuk membaca sejarah, kecerdasan dia untuk mengatasi problem yang disodorkan dalam bentuk rumit," ucap Rocky Gerung.
"Kemudian ada juga debat yang basisnya politik harapan, walaupun politik memori diperlukan, tapi apa sebetulnya visi setiap capres ini tentang Indonesia," tutup Rocky Gerung.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang