"Pemerintahan mendatang akan sangat berat membayar hutang yang ditinggalkan rezim Jokowi," tegasnya seperti yang dikutip dari @BuniYani, Minggu (16/7).
Ia juga menyebut hal ini tak hanya akan menjadi warisan yang berat untuk negara, tetapi juga untuk masyarakat dari Indonesia. Mereka harus berusaha untuk membayar utang yang telah ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya.
"Hutang yang semakin menggunung tentu harus dibayar, tetapi soalnya kembali rakyat yang harus menanggungnya," jelasnya.
Diketahui, Kementerian Keuangan telah melaporkan posisi utang pemerintah per 30 April 2023. Setidaknya Indonesia tercatat memiliki utang sebesar Rp7.849,89 T. Hal ini diklaim masih dalam fase terkendali.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?