POLHUKAM.ID -Bukan hanya bersikap mulai meninggalkan Partai Nasdem sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, pengangkatan Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo cara Presiden Joko Widodo sedang memberi pesan politik kepada PDIP bahwa ada kekuatan relawan yang masih solid dan terorganisir di belakangnya.
Demikian pandangan pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa pagi (18/7).
Menurut Yusak, pengangkatan Budi Arie tidak bisa dilepaskan dari kepentingan Jokowi dalam elektoral pertarungan pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Kata Yusak, Jokowi sedang menaikkan bargaining position-nya terhadap PDIP bahwa ada kekuatan relawan yang siap digerakkan dan dimobilisasi.
"Bagaimanapun, Kominfo adalah posisi strategis yang bisa menjadi instrumen komunikasi politik ke bawah. Jadi Budi Arie akan memainkan peran tersebut ke depan," demikian kata Yusak.
Artikel Terkait
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang
Ketua HMI Jabar Diteror Usai Ungkap Video Andrie Yunus: Siapa Dalangnya?