POLHUKAM.ID - Kritikus Faizal Assegaf mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak percaya diri mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan bakal capres PDIP Ganjar Pranowo.
Hal ini terlihat melalui pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh setelah Apel Siaga Perubahan, karena bisa membuka peluang bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengalahkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
"Pertemuan Paloh - Jokowi, memuluskan peluang bagi Anies menang di Pilpres 2024," ucap Faizal Assegaf dikutip WE NewsWorthy dari Twitter pribadinya, Rabu (19/7).
Hal ini berdasarkan pada kuatnya masyarakat menolak ketidaknetralan Jokowi di Pemilu 2024. "Kalkulasi tersebut merujuk pada makin kuatnya arus dukungan rakyat melawan politik cawe-cawe Jokowi," ujarnya.
Selain itu, pertemuan keduanya membuktikan dua hal, bahwa pengaruh Jokowi semakin menurun dan ketidak percayaan diri dalam mengusung Ganjar serta Prabowo, ditambah persaingan Gerindra dan PDIP.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?