"Jadi Dirut Pertamina tentu atau hampir pasti ditunjuk RI 1. Presiden Jokowi akan memilih orang yang tepat untuk mendukung populisme pemerintahan ini," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/7).
Salamuddin menegaskan, jika Jokowi salah memilih Dirut maka otomatis akan mencoreng wajahnya sendiri. Karena Pertamina menyangkut hajat hidup orang banyak.
"Jadi kalau benar Ahok yang akan ditunjuk (sebagai Dirut Pertamina), maka itu dalam rangka mengamankan kepentingan presiden," tegasnya.
Kabar Ahok bakal jadi Dirut Pertamina diembuskan Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman. Dia mengaku mendengar kabar bahwa Ahok akan menjadi nomor satu di Pertamina menggantikan posisi Nicke Widyawati.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri