Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, tidak ada cara selain Jokowi diposisikan sebagai Ketum Gerindra, jika Prabowo ingin menang sebagai Presiden 2024.
Saiful meyakini, selain akan sangat berpeluang memenangkan Pilpres 2024, hal tersebut justru akan menjadi hal yang sangat strategis bagi Gerindra untuk memenangkan Pemilu 2024.
"Terlebih seperti dilihat belakangan, posisi Jokowi sering terlihat tidak harmonis atau sering berseberangan dengan Megawati," pungkas Saiful.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?