POLHUKAM.ID -Sebuah paradoks sedang terjadi di negeri ini. Pasalnya, kasus besar korupsi tidak lagi menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Semua justru sibuk pada hal remeh temeh yang tidak substansial.
Begitu kira-kira pandangan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution lewat kicauannya di akun media sosial X, platform yang dulu dikenal dengan nama Twitter, pada Kamis (3/8).
Syahrial merasa heran lantaran kasus korupsi yang merajalela di era Jokowi, bahkan diduga hingga menjalar ke dalam kabinet, tidak membuat masyarakat menjadi geram. Indikatornya, tidak ada aksi-aksi dari kalangan mahasiswa maupun aktivis atas kasus-kasus korupsi tersebut.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?