Tidak diperlukan pemanggilan Jokowi, kecuali PDIP ingin bunuh diri di 2024,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (4/8).
Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, memanggil Jokowi dalam kapasitasnya sebagai kader yang mendukung Prabowo, justru akan menimbulkan reaksi dan gerakan baru kader PDIP untuk pendukung Menteri Pertahanan RI itu.
“Karena, saat ini sudah cukup banyak yang mengetahui kalau Jokowi cenderung ke Prabowo,” demikian Dedi Kurnia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?