POLHUKAM.ID - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mandek di angka 5%. Ia menilai hal tersebut terjadi karena pemerintah kurang cakap dalam menentukan prioritas pembangunan.
"Saat ini pertumbuhan ekonomi kita katanya akan meroket di atas 7% nyatanya mandek di angka 5%. Alih-alih ekonomi meroket, yang meroket justru utang negara kita," kata AHY dalam acara Dialog Rakyat di Gedung Sabuga, Bandung, Minggu (6/8).
"Menurut kami situasi ini disebabkan oleh kurang cakapnya pemerintah dalam tentukan prioritas pembangunan."
-Agus Harimurti Yudhoyono-
Dalam acara yang juga dihadiri Bacapres Anies Baswedan itu, AHY mengatakan pemerintah saat ini banyak membangun mega proyek yang belum diperlukan masyarakat. Salah satunya Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
"Sudah tahu utangnya banyak, pemerintah malah bangun mega proyek yang belum sangat diperlukan rakyat hari ini, contohnya KCJB, Kereta Cepat Jakarta hampir Bandung karena berhentinya di Padalarang," ujar AHY.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang