POLHUKAM.ID - Menkopolhukam Mahfud MD memaklumi bila kritik masyarakat bermunculan terhadap Presiden usai Pemilu 2024. Menurutnya ini adalah dinamika yang normal terjadi.
Namun yang perlu diantisipasi adalah imbas dari kritikan tersebut. Jangan sampai kritik tersebut malah mengadu domba dan menimbulkan perpecahan.
“Mengontrol boleh, mengkritik itu boleh, tapi menimbulkan perpecahan yang menahun memanjang itu dari pemilu sekarang sampai pemilu berikutnya itu tidak boleh,” kata Mahfud dalam acara Forum Diskusi Sentra Gakkumdu di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/8).
“Ingin saya katakan bahwa tidak ada manusia yang sempurna, semua calon pemimpin yang ada itu kalau dicari baiknya pasti ada, dicari jeleknya pasti ada,” lanjutnya.
Mahfud selalu memaklumi adanya oposisi dalam setiap masa kepemimpinan. Namun masyarakat harus paham bahwa penyelenggaraan pemilu adalah untuk memilih pemimpin yang disepakati bersama.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?