POLHUKAM.ID - Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyebut belum ada usulan bahwa tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung mendapat subsidi.
Hal ini berbeda dengan LRT Jabodebek yang harga tiketnya mendapat subsidi dari pemerintah.
"Nggak ada (subsidi), sementara ini belum (dapat subsidi). Jadi kan kalau LRT memang ada Perpres-nya, kalau KCIC so far belum ada (usulan)," ujar yang ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (22/8/2023).
Pria yang akrab disapa Tiko ini menambahkan, pihak masih berdiskusi dengan Kementerian Perhubungan untuk mematok tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung
"Tiket terus terang belum (ada keputusan), itu nanti kewenangan Kemenhub lah, lagi diskusi belum finalisasi setelah ini selesai kita discuss," imbuh Tiko.
Bocoran tarif kereta cepat
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membeberkan tarif kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikenakan ke masyarakat. Bocorannya, tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung tidak melebihi Rp 250 ribu untuk sekali jalan.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang