Kendati demikian, Arsul enggan menyebut sosok potensial yang memiliki kemungkinan sebagai Bacapres alternatif jelang Pilpres 2024 nanti. Dia hanya menyebut, akan melihat perkembangan dinamika politik yang terjadi saat ini.
"Ya kita lihat dalam perjalanannya, tapi saya percaya boleh dong. Bahwa di luar yang tiga nama itu bisa muncul juga sosok yang lain sebagai bacapres," katanya.
Arsul juga menyebut, hingga saat ini perkembangan koalisi partai politik masih belum sampai pada tahap finalisasi. Oleh karenanya, dia menilai perubahan komposisi koalisi partai politik sangat mungkin terjadi.
"Barangkali mungkin malah masih perempat final atau semifinal, yang jelas masih belum final. Karena itu, tentu perubahan komposisi koalisi itu masih sangat mungkin," tandasnya.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?