"Tentu saja kami kaget karena tidak ada yang menggaransi itu bahkan Ibu Megawati kenapa? Karena itu hak prerogratif presiden," terangnya.
Karena tidak dapat apa yang diinginkan, Deddy menyebut kalau Budiman memutuskan untuk berpindah haluan ke kubu Prabowo. Menurutnya, Budiman mendapatkan apa yang diinginkan.
"Anda kemudian marah lalu pergi ke seberang lalu ditawari menteri atau wakil presiden," terangnya.
Dirinya tidak masalah kalau misalkan Budiman lantas ditawari menteri atau wakil presiden oleh Prabowo. Namun, ia mengingatkan mantan aktivis 1998 itu untuk mundur dari PDIP.
Deddy mengingatkan kepada Budiman untuk tidak playing victim dan menunggu dipecat dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
"Tetapi harusnya jantan dong mundur dari PDIP jangan playing victim itu sangat-sangat tidak etis, kasihan kami melihat Anda."
Sumber: suara
Artikel Terkait
Dibongkar! Pesan Rahasia JK ke Jokowi Soal Termul yang Bikin Gempar
Kontroversi Bahlil: Benarkah Kebijakan ESDM Baru Tricky dan Picu Penurunan Kepercayaan Publik?
UU PPRT Akhirnya Sah! Ini 12 Hak Pekerja Rumah Tangga yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya