"Dan tujuan saya mendengar belajar menyerap. Jadi seluruh kegiatan yangg saya kerjakan tidak ada postingannya. Boleh dicek. Dan tidak ada berita," jelasnya.
Pada perjalanan tirakat itu Anies bertemu dengan sejumlah pelaku seni. Dari pertemuan itu dia merasakan peran besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia.
"Mereka jadi orang-orang yangg berpengaruh, jadi orang-orang rujukan. Dan terutama saya banyak ketemu dalang, dalang salah satu yang paling banyak kita temui dan bercerita tentang bagaimana kegiatan mereka," ungkapnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini merasakan aspek kebudayaan yang kuat dalam perjalanan itu.
Dia melihat sikap teguh dan ikhlas dari setiap seniman yang ditemuinya.
"Saya merasakan aspek kuktural yang sangat kuat di dalam perjalanan. Dan saya mensyukuri melihat dari dekat ketangguhan bangsa kita keuletan walapun juga ada unsur nrimo ing pandum. Tapi secara umum tangguh ulet kuat walaupun tantangannya besar," tutup Anies.***
Sumber: harianterbit
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?