POLHUKAM.ID - Bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menyebutkan bahwa rezim yang mengandalkan rasa takut harus dihilangkan pada pemerintahan 2024.
Hal ini dia sampaikan saat memberi pidato di kegiatan Kuliah Kebangsaan Fisip UI: Hendak ke Mana Indonesia Kita?.
"Ada sistem di dunia ini, demokratik dan non-demokratik. Yang non-demokratik pilarnya adalah rasa takut, kalau demokratik pilarnya adalah kepercayaan," kata dia di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (29/8/2023).
"Ketika kita dalam demokrasi ada fear (ketakutan) sesungguhnya ini adalah tanda-tanda tidak sehat. Kebebasan berbicara harus menjadi prioritas yang harus kita bereskan di 2024," sambung dia.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?