Sementara, yang percaya pendapat bahwa Ganjar terlibat dalam kasus E-KTP, mayoritas merupakan pendukung Anies dengan 43 persen, 37 persen Prabowo, dan Ganjar hanya 17 persen. Ada 3 persen yang tidak menjawab.
Sedangkan dari yang tidak percaya pandangan tersebut, 48 persen memilih Ganjar, 29 persen Prabowo, dan hanya 18 persen Anies.
"Masih terdapat 5 persen yang tidak menjawab," katanya.
Menurut Saiful, efek dari kasus ini lebih banyak pada persaingan antara Anies dan Ganjar.
"Ada efeknya dan signifikan (kasus E-KTP), terutama untuk persaingan Anies dengan Ganjar," katanya.
Sebagai informasi, survei ini menganalisis 4.260 responden dari populasi di setiap provinsi.
Margin of error survei dengan jumlah sampel tersebut secara nasional diperkirakan /- 1.65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen menggunakan asumsi simple random sampling.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ancaman Serius untuk Rismon Usai Bersih-bersih Kasus Ijazah Jokowi
Susi Pudjiastuti Sindir Bahlil: Ketahuan Tak Pernah Masak! Ini Fakta di Balik Imbauan Matikan Kompor
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?