Hensat lalu menjelaskan mengenai gelombang perubahan yang muncul di tengah masyarakat. Ia mengatakan, gelombang perubahan sejatinya berasal dari rakyat itu sendiri.
“Kemudian gelombang harapan perubahan itu ditangkap Nasdem, Demokrat, dan PKS. Dan rakyat menitipkan lokomotif gerakan perubahan pada sosok Anies Baswedan," lanjut Hensat.
Di sisi lain, Hensat yang juga jurubicara Anies Baswedan ini menghormati setiap keputusan yang akan diambil Demokrat berkaitan posisinya sebagai bagian koalisi.
Mengingat konstelasi politik saat ini terbilang masih cair sehingga berbagai dinamika masih dapat terjadi.
“Rakyat tentu menghormati kondisi setiap partai politik, khususnya sikap yang akan diambil Demokrat. Namun yang perlu diingat, di pundak mereka sudah ada harapan rakyat, sekarang terserah demokrat saja," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?