Hensat lalu menjelaskan mengenai gelombang perubahan yang muncul di tengah masyarakat. Ia mengatakan, gelombang perubahan sejatinya berasal dari rakyat itu sendiri.
“Kemudian gelombang harapan perubahan itu ditangkap Nasdem, Demokrat, dan PKS. Dan rakyat menitipkan lokomotif gerakan perubahan pada sosok Anies Baswedan," lanjut Hensat.
Di sisi lain, Hensat yang juga jurubicara Anies Baswedan ini menghormati setiap keputusan yang akan diambil Demokrat berkaitan posisinya sebagai bagian koalisi.
Mengingat konstelasi politik saat ini terbilang masih cair sehingga berbagai dinamika masih dapat terjadi.
“Rakyat tentu menghormati kondisi setiap partai politik, khususnya sikap yang akan diambil Demokrat. Namun yang perlu diingat, di pundak mereka sudah ada harapan rakyat, sekarang terserah demokrat saja," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?