POLHUKAM.ID -Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), angkat bicara terkait perubahan dinamika politik yang melibatkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dan Anies Baswedan sebagai calon presiden.
Zulhas mengatakan bahwa Cak Imin, yang awalnya merupakan bagian dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), yang kemudian berganti nama menjadi Koalisi Indonesia Maju, terlihat melakukan perubahan arah tanpa memberikan isyarat yang jelas.
Ia menggunakan analogi lampu sein dalam pernyataannya untuk menggambarkan bahwa perubahan ini terasa mendadak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Ya kalau lampunya mati, mbok ngasih tangan, ini belok enggak ngasih sein," ungkap Zulhas dikutip Sabtu (2/9/2023).
Namun demikian, Zulhas menekankan bahwa PAN menghormati keputusan setiap partai politik dalam menentukan arah politiknya. Ia juga mengucapkan doa agar PKB sukses dalam Pemilu 2024 nanti.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri