Anggota Komisi I DPR ini berpendapat bahwa yang terjadi saat ini merupakan dinamikan politik yang menguji kebersamaan. Semua kubu koalisi bakal calon presiden mengalami dinamika yang sama. KPP sendiri sebenarnya juga telah menyusun dan menyepakati Piagam Koalisi yang salah satu poinnya adalah penentuan Cawapres ditentukan oleh Capres Anies Baswedan.
“Ada reaksi itu wajar saja karena setiap partai tentu punya sikap dan harapan masing-masing. PKS selalu menghormati sikap dan keputusan setiap partai. Hal ini juga menunjukkan pentingnya membangun komunikasi yang lebih baik serta komitmen dan konsistensi dalam mewujudkan kebersamaan koalisi,” tandas Jazuli.
Menurut Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini Koalisi Perubahan untuk Persatuan akan segera melakukan konsolidasi untuk mengkomunikasikan dinamika yang terjadi dan langkah-langkah strategis agar KPP semakin solid dan kokoh dalam menyongsong pemilu 2024.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?