Pun, dia juga menyinggung elektabilitas Demokrat yang diprediksi akan menurun dengan meninggalkan Anies Baswedan. Ia bilang demikian karena isu perubahan selama ini digaungkan Anies, bukan Demokrat.
"Sebab, isu perubahan selama ini bukanlah tersimbolik pada Demokrat, melainkan pada Anies Baswedan," jelas Syahganda.
Lebih lanjut, Syahganda juga berharap masyarakat Indonesia terutama umat Islam mendoakan kemenangan pasangan Anies dan Cak Imin usai salat.
"Doa itu untuk mempermudah jalan perubahan dan persatuan bangsa kita yang sudah dinantikan rakyat selama ini," kata Syahganda.
Duet Anies-Cak Imin membuat publik geger karena pasangan itu di luar dugaan. Partai Demokrat yang paling reaktif terhadap kemunculan pasangan Anies-Cak Imin.
Demokrat tak terima dan merasa dikhianati oleh Anies dan Nasdem. Parpol yang dipimpin AHY itu pun sudah menyatakan cabut dukungan untuk Anies.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?