POLHUKAM.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menegaskan tidak ada capres dan cawapres atas nama NU.
Hal ini disampaikan ketua umum PBNU Gus Yahya yang membantah dukungan Anies Baswedan dan Cak Imin sebagai capres dan cawapres.
Di mana ada klaim bahwa para kyai NU memberikan restu pasangan atas Anies Baswedan dan Cak Imin, hal ini langsung dibantah oleh Gus Yahya selaku ketua umum PBNU.
Menyikapi Cak Imin yang sudah resmi dipilih dan deklarasikan sebagai cawapres untuk Anies Baswedan, Gus Yahya hanya memberikan ucapan selamat.
"Pertama kami hanya mengucapkan selamat karena sudahdapat jodoh dan tidak jomblo lagi," kata Gus Yahya dikutip Kilat.com dari YouTube Kompas TV.
Namun ia menegaskan bahwa tidak ada calon atas nama NU, karena tidak ada pembicaraan dari PBNU yang menbahas soal capres dan cawapres.
"Kalau ada calon, itu atas nama kredibilitasnya sendiri, track record sendri dan tidak ada atas nama NU," ungkapnya
Karena menurut Gus Yahya hal itu sudah berada diluar domain PBNU selaku organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?