POLHUKAM.ID - Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni memberikan komentarnya terkait surat tulisan tangan dari Anies Baswedan yang menunjuk Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres).
Menurut Sahroni, surat yang dikirim tersebut belum ada restu resmi dari partai politik Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Kemudian, itu cuma inisiatif dari Anies Baswedan, dan belum mencerminkan komitmen bersama dari tiga partai koalisi.
Ia menyatakan bahwa surat tersebut masih ambigu karena hingga saat ini Partai Demokrat belum memberikan tanggapan resmi terhadap permintaan Anies.
Sahroni juga mencatat bahwa surat tersebut seharusnya ditandatangani oleh AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat sebagai persetujuan resmi terhadap pencalonan AHY sebagai cawapres.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?