"Ibunya (Riana Sari) lebih populer dari saya, di kalangan ibu-ibu, apalagi di partai. Tapi saya mengingatkan, DPR adalah wilayah beradu argumen, kuat enggak. Kalau enggak kuat, jangan (nyaleg)," jelas Arinal, diwartakan Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (6/9).
Sementara itu, Isfansa Mahani yang merupakan anggota DPRD Kota Bandar Lampung 2019-2024 itu lebih memilih fokus berbisnis dibanding kembali mencalonkan diri.
"Kalau Isfansa, saya sampaikan, kalau naluri kamu berpolitik saya sudah siapkan, tapi kalau naluri kamu senang bisnis, silakan. Dia akhirnya mundur dan akan berbisnis, usahanya juga sudah berjalan," terang mantan Sekdaprov Lampung itu.
Selain itu, Arinal mengungkapkan bahwa dirinya juga diminta nyaleg oleh DPP Golkar. Tapi ia menolak dan lebih memilih melanjutkan jabatannya sebagai Gubernur hingga masa jabatannya selesai.
"Saya sudah bilang ke partai akan tetap memenangkan Golkar walaupun tidak jadi anggota legislatif," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Buni Yani Sindir KPK: Fokus Tangkap Bupati, Keluarga Jokowi Kebal Hukum?
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?
PDIP Protes Program Makan Gratis Prabowo: Benarkah Takut Kalah Lagi di Pilpres 2029?