"Tinggal orang melihat konsekuensi dari move on itu. On the road ke mana," ujar Rocky.
"Itu juga perlu sikap moral. Kalau on the road pergi ke PDIP ya akan dipersoalkan orang, ternyata bukan sikap moral tapi pragmatis juga. Demikian juga ke Prabowo, itu bukan sikap etis, itu sikap pragmatis," sambungnya.
Bergabungnya Demokrat, tutur dia, dengan koalisi baru seperti ke PDIP atau Gerindra akan mengakibatkan partai AHY dicap baper alias bawa perasaan.
"Jadi gabung dengan koalisi yang lain itu bukan sikap moral, itu artinya sikap baper juga atau ingin balas dendam," pungkas Rocky.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?