Klaim AS vs Iran: Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz yang Diperdebatkan
POLHUKAM.ID - Klaim Amerika Serikat tentang pembersihan ranjau di Selat Hormuz langsung dibantah tegas oleh otoritas Iran. AS menyatakan telah memulai operasi untuk membersihkan selat strategis itu agar aman dilalui kapal tanker dan dagang. Namun, pihak Iran menegaskan tidak ada kapal AS, apalagi kapal pembersih ranjau, yang melintasi wilayah tersebut.
Klaim Presiden AS Donald Trump
Presiden Amerika Serikat kala itu, Donald Trump, menyatakan bahwa militernya membersihkan Selat Hormuz dari ranjau. Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menyebut aksi ini sebagai bantuan untuk negara-negara yang dianggapnya tidak memiliki keberanian untuk melakukannya sendiri.
"Kami sekarang memulai proses pembersihan Selat Hormuz sebagai bentuk bantuan kepada negara-negara di seluruh dunia, termasuk China, Jepang, Korea Selatan, Prancis, Jerman, dan banyak lainnya. Luar biasanya, mereka tidak memiliki keberanian atau kemauan untuk melakukan pekerjaan ini sendiri," tulis Trump.
Trump juga menyebut adanya rute alternatif bagi kapal-kapal yang melintasi selat tersebut. Klaim ini muncul setelah laporan dari portal Axios yang mengutip sumber pejabat AS, bahwa beberapa kapal Angkatan Laut AS telah melintasi Selat Hormuz tanpa koordinasi dengan Iran, di tengah perundingan damai di Islamabad, Pakistan.
Artikel Terkait
Pertemuan Rahasia JD Vance dengan Iran di Islamabad: Apa yang Sebenarnya Dibahas?
Iran Siap Perang 6 Bulan? Rudal & Drone Baru Siap Hantam AS-Israel Jika Gagal Damai
Iron Dome Bobol? Hizbullah Hujan Israel dengan Ratusan Roket & Drone, Ini Faktanya
Iran Ingatkan AS: Tak Percaya Janjimu! - Ancaman Militer Mengintai di Perundingan Pakistan