POLHUKAM.ID - Partai Bulan Bintang (PBB) terus menyodorkan kader terbaiknya yakni Ketua Umum Yusril Ihza Mahendra sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto.
Namun, menurut Yusril, PBB tidak akan memaksakan hal tersebut. Dia pun menegaskan PBB tetap bersama koalisi pendukung Prabowo meskipun dirinya tidak dipilih sebagai cawapres.
”Oleh para kader PBB, saya disarankan jadi cawapres. Kalau iya Alhamdulillah, kalau tidak, Alhamdulillah juga. PBB tak akan neko-neko, kita akan istiqomah berada di jalan lurus bersama Pak Prabowo,” kata Yusril, saat pidato pada acara Konsolidasi Zona III Pemenangan Pileg PBB dan Pemenangan Prabowo Subianto sebagai capres di Hotel Pangeran, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (9/9).
Apalagi, Yusril menyebut saat ini Prabowo telah memiliki partai pendukung selain PBB yakni Partai Gerindra, juga ada Partai Amanat Nasional (PAN) Partai Golkar dan Partai Gelora.
Mantan Menteri Kehakiman dan HAM itu menambahkan, PBB adalah partai Islam modernis dengan pemikiran modernis yang sangat mudah ditebak.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?