Intinya, dia mengecam penggunaan frekuensi publik untuk kepentingan capres tertentu.
“Surat Terbuka: Kepada konglomerat media yang merangkap pemilik parpol dan tim sukses capres, sebelum kita bertengkar terlalu jauh. Tolong hentikan penggunaan frekuensi publik untuk kepentingan partai dan capres kalian,” tulis mantan Wakil Ketua DPR RI itu.
Lebih lanjut, Fahri juga meminta kepada pemilik media tersebut untuk bisa menghormati proses demokrasi di tanah air.
“Hormati demokrasi!” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran