Sementara itu, soal penjajakan untuk poros koalisi ini, Jazilul mengatakan, masih dalam tahap pendekatan. Ia mengibaratkan pendekatan itu dilakukan seperti orang yang sedang berpacaran.
"Biasanya penjajakan di Indonesia sifatnya pada kekeluargaan kultural gitu tidak straight, ngobrol-ngobrol dulu, ngopi-ngopi dulu gitu kayak pacaran," ujarnya.
Soal Cak Imin yang ditawarkan sebagai capresnya, Jazilul menyebut hal itu bukan lah merupakan omong kosong. Menurutnya, banyak pengalaman figur dengan elektabilitas rendah justru menjadi presiden.
"Dan kami sudah sering punya pengalaman begitu, meskipun waktu itu belum pemiliham langsung, Gus Dur itu tidak ada dalam survei Gus Dur itu akan jadi presiden."
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Amien Rais Siap Tanggung Risiko: Tudingan Liwath ke Teddy Indra Wijaya Guncang Istana?
Viral! Sri Bintang Pamungkas Tuding SBY Homoseksual, Netizen X Heboh – Ini Fakta di Balik Video 2 Menit
Kritik Amien Rais ke Teddy Indra Wijaya: Etika Politik Terlampaui, Serangan Pribadi Justru Bikin Publik Gerah!
Prediksi Politik 2026: Damai Hari Lubis Ungkap Perang Bayangan Dua Kubu dan Ancaman Krisis yang Mengintai Rakyat