POLHUKAM.ID - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin mengaku bingung dengan kondisi di Indonesia saat ini, terutama soal ibadah dan maksiat.
Pasalanya menurut Cak Imin, prilaku maksiat lebih bebas daripada melakukan beribadah.
"Ini aneh-aneh di republik ini, orang mau beribadah dilarang-larang, orang mau bermaksiat malah diberi kesempatan," kata dia, saat pertemuan dengan para pemuka agama, di Kelenteng Kong Miao, TMII, Jakarta Timur, dikutip Jumat (15/9/2023).
Menurut dia, agama itu seharusnya menjadi perekat keimanan dan kerukunan, bukan menjadi pemecah belah bangsa.
"Ini katanya bangsa religius, tapi kita menyaksikan justru yang beragama mendapatkan pertentangan, yang berbuat jahat mendapat peluang," tegasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?