Menurut Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, relasi politik HRS dengan pasangan Anies-Cak Imin lebih dekat ketimbang dua bakal capres lainnya yakni Ganjar Pranowo maupun Prabowo Subianto.
“Kenapa harus Anies-Cak Imin? Mungkin dulu HRS di Pilkada DKI Jakarta (2017), dukung Anies. Ya mungkin irisannya ke sana, seperti itu,” demikian Ujang.
Sebelumnya, Sekjen DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim menegaskan bahwa kehadiran Anies-Cak Imin di kediaman HRS tidak secara khusus untuk menggelar rapat dan sebagainya.
Terlebih, perwakilan dari elite Koalisi Perubahan seperti Waketum Nasdem Ahmad Ali hingga Waktum PKB Jazilul Fawaid ikut hadir mendampingi Anies-Cak Imin.
“Bukan pertemuan bukan rapat, tapi menghadiri undangan pernikahan putri HRS,” kata Hermawi dalam keterangannya, Kamis (28/9).
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?