“Masih ada peluang bagi Ketum PDIP Megawati untuk menganulir Ganjar dalam Pilpres 2024. Hal ini bisa terjadi bila Megawati mau berkoalisi dengan Prabowo,” kata Jamiluddin.
Menurut dia, syaratnya adalah Megawati harus bersedia menerima Prabowo sebagai bakal capres, dengan Puan sebagai bakal cawapres.
“Pasangan Prabowo-Puan cukup menjanjikan. Sebab, pemilih mereka dari ceruk yang berbeda. Karena itu, bila dua sosok ini dipasangkan berpeluang elektabilitasnya bertambah,” tuturnya.
Atas dasar itu, Jamiluddin berpendapat bahwa dengan memilih Prabowo-Puan, Megawati tidak akan kehilangan muka.
“Megawati juga dapat lebih mudah menjelaskan mengapa mengganti Ganjar,” demikian Jamiluddin.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang