"Ini untuk apa mengeluarkan begitu? Buang buang statement menurut saya, buang-buang omongan yang nggak perlu. Ini kan omongan pinggir jalan, omongan buzzer, omongan provokator yang seperti itu," kata Jazilul kepada wartawan, Minggu (1/10/2023).
Jazilul meminta Yaqut untuk berhati-hati dalam membuat pernyataan. Itu disampaikannya, mengingat Yaqut merupakan seorang pejabat publik.
"Hati-hati menjaga mulutnya. Karena apa karena ini pejabat publik, dia digaji oleh pajak negara untuk membuat suasana harmoni, bukan untuk mengeluarkan statement- statement yang nggak perlu," kata Yaqut.
Menurutnya, masyarakat kini sudah lebih paham. Ia berujar, masyarakat tidak mungkin memilih pemimpin yang justru terlihat jelek.
"Itu nggak mungkin," kata Jazilul.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?